Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘jogja’

Badai Lesus, 07 November 2008

pasca badaiBadai Lesus yang menghantam wilayah tempat kerjaku terjadi pada jum’at 07 November sekitar pukul 15.00. Tepat saat aku perjalanan kembali dari terminal jombor untuk mengantar stwn, yuda, ryan_oke, aji dan tiga rekan KPLI Magelang untuk berangkat ke Bali menghadiri ILC 2008.

Hujan yang datang tiba-tiba dengan deras setelah panas terik, seharusnya mengingatkanku akan bahaya lesus ini. Sepanjang ring-road utara, dari perempatan jalan magelang hingga perempatan kentungan, aku mengalami hujan yang aneh, kadang deras, kadang gerimis, bahkan serasa di kejar atau bertabrakan dengan hujan.

Saat menyusuri jalan Kaliurang, aku melihat awan mengabarkan berita yang tidak baik. Saat itu, aku berpikiran untuk bergegas kembali ke kantor untuk berteduh. Saat berhenti di perempatan MM UGM, tanda-tanda badai ini pun timbul. Listrik mati yang menyebabkan lampu lalulintas tidak bekerja, dan plank di depan kantor polisi di perempatan itu ada yang roboh. Sedikit keselatan, aku melihat ada pohon yang roboh.

Ouw.. mungkin ini dia penyebab listrik mati..

(more…)

Advertisements

Read Full Post »

G-Tribe – Watch Out Dab

microphone_black_focus_music_free.jpg.jpgKota Yogyakarta, pada sekitar tahun 70-an dan 80-an, kerap sekali terdengar gank-gank dan berbagai macam ulah yang diakibatkan oleh gank-gank tersebut. Apalagi jika gank-gank tersebut bertemu. Tawur dan semacamnya pun kerap terjadi. Bahkan sempat terdengar kabar bahwa wilayah teknik UGM, sebelum dibangun, sempat dijadikan tempat membuang orang yang habis di hajar.

Perkembangan gank di Yogyakarta sendiri sudah menurun drastis, hanya tinggal menyisakan kelompok-kelompok anak muda yang coba mencari identitas. Kang Vetamandra juga pernah menulis tentang gank saat ini dan juga penjelasan tentang perkembangan gank pada era 80-an di salah satu komentar dari tulisan Kang Veta.

G-Tribe yang sedikit banyak juga pernah mengalami era tersebut, mencoba menggambarkan tingkah laku para pengikut gank ke dalam hits lagunya “Watch Out Dab”. Didalam Watch Out Dab lagu relatif berirama lebih cepat dibandingkan lagu-lagu G-Tribe yang lain. Iramanya yang cepat dan ditambahkan dengan kata-kata yang kesar makin menambahkan kekuatan dan emosi yang terpancar dari lagu ini.

(more…)

Read Full Post »

bis-transjogja-01Pengalaman pertamaku untuk mencoba layanan Trans-jogja ini aku lakukan pada hari sabtu, tanggal 23 Februari 2007, mumpung tarif-nya masih seribu rupiah. Perjalananku menggunakan buswae transjogja ini aku mulai dari shelter ugm, depan Kopma UGM, timur jalan.

pertama kali menuju kesana, aku cukup terkaget-kaget juga. Tidak menyangka, untuk masuk ke shelter-nya saja diperlukan mengantri. Walaupun dengan panas-panasan dan berteduh seadanya, aku ikut mengantri bersamaan dengan yang lainnya. Selang beberapa saat, antrian pun perlahan-lahan memasuki shelter. Aku telah berada di shelter kurang lebih pukul 13.30. Didalam shelter Kopma UGM ini, walaupun sudah terdapat kipas angin, tapi dikarenakan shelter yang telah penuh sesak, sehingga rasa segarpun menjadi tidak begitu terasa.

Setelah menunggu beberapa saat, bus trayek 3A pun datang. Saat pintu dibuka, bus ini sudah lumayan penuh. Tidak semua penumpang yang ada di shelter tersebut yang dapat diangkut. Untunglah saat itu aku dapat segera naik. Didalam bus, suasana sudah cukup sesak. Tempat duduk sudah habis ditempati. Bahkan tiap-tiap gantungan untuk bergelantung pun kuperhatikan sudah terdapat tangan yang terletak disana. Entah itu satu orang bergantung pada satu gantungan atau dua gantungan sekaligus. Sembari didalam bus, aku perhatikan interior bus transjogja keluaran Hyundai tersebut. Di kaca bus, di pasang stiker bertuliskan ‘kawasan bebas pengamen dan copet’. Apakah makna dari stiker tersebut berarti pengamen dan copet bebas berada di dalam bus transjogja? tentu saja tidak, makna dari stiker itu sudah umum kita pahami sebagai kawasan bebas dari pengamen dan copet.

(more…)

Read Full Post »